in ,

161 Pedemo Omnibus Law digiring Ke Polres Jakarta Selatan usai diamankan oleh Petugas, 5 diantaranya Reaktif !

omnibus law
161 Pedemo Omnibus Law digiring Ke Polres Jakarta Selatan usai diamankan oleh Petugas, 5 diantaranya Reaktif !

Jakarta, Jatih.Com – Sebanyak 161 orang terjaring dalam penangkapan Polres Metro Jakarta Selatan dalam aksi demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Rincian detail dari jumlah tersebut terdiri dari 38 pelajar SMA sederajat, 14 pelajar SMP sederajat, dan 109 orang lainnya berasal dari non sekolah formal.

“Anak-anak yang terlibat demo dan diarahkan ke Polres Metro Jaksel sampai dengan pukul 15.00 WIB berjumlah 161 orang,” kata Kapolres Metro Jaksel Kombes Budi Sartono kepada wartawan, Kamis (8/10).

Budi menuturkan ratusan pelajar itu dibawa ke Polres Jaksel untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan.

Baca juga :
Lebih dari 18 orang Anggota Dewan Positif Covid-19, Ungkap Sekjen DPR RI !

Selain itu, mereka juga menjalani tes kesehatan berupa rapid test untuk mengetahui apakah ada terpapar Covid-19 atau tidak.

Hasilnya, lima orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan sisanya dinyatakan non-reaktif.

“Tindak lanjut yang hasil rapid reaktif guna mencegah munculnya klaster Covid-19 baru, dikirim ke Wisma Atlit dengan ambulans Polres Metro Jaksel,” tutur Budi.

Polres Jaksel sebelumnya telah memulangkan 65 pelajar yang sempat ditangkap karena kedapatan hendak mengikuti demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di Gedung DPR, Rabu (7/10) kemarin.

“Anak-anak atau siswa pelajar kemarin (ditangkap), sudah kembali ke keluarga masing-masing,” kata Wakapolres Metro Jaksel AKBP Antonius Agus Rahmanto saat dikonfirmasi.

Agus menuturkan puluhan pelajar itu diamankan di berbagai wilayah di Jaksel dan langsung dibawa ke Polres.

Baca juga : Respon Najwa Shihab Soal Kursi Kosong Setelah di Adukan Polisi Relawan Jokowi Bersatu !

Setelahnya, mereka dilakukan pendataan dan diberikan penyuluhan oleh pihak kepolisian.

“Sudah pulang semua, sudah didata identitasnya, sudah buat pernyataan semua,” ucap Agus.

Sejauh ini, kepolisian diketahui telah menangkap sekitar 400 orang terkait aksi demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Diketahui, sebanyak 250 orang ditangkap pada Rabu (7/10) kemarin. Sedangkan 150 orang lainnya ditangkap pada Kamis (8/10) hari ini.

“Pagi ini kita amankan lagi 150 lebih khususnya yang anarko-anarko ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (8/10). Sumber : cnnindonesia

Cara Merawat Kaktus Hias Agar Awet dalam Ruangan

Cara Merawat Kaktus Hias Agar Awet dalam Ruangan

surabaya bergolak

Gedung Grahadi Jebol di Barat dan Timur, Surabaya Bentrok !